HomeHome  FAQFAQ  SearchSearch  MemberlistMemberlist  UsergroupsUsergroups  RegisterRegister  Log in  InfoInfo  
Log in
Username:
Password:
Log in automatically: 
:: I forgot my password
Link Pilihan
Search
 
 

Display results as :
 
Rechercher Advanced Search
Who is online?
In total there is 1 user online :: 0 Registered, 0 Hidden and 1 Guest :: 1 Bot

None

Most users ever online was 31 on Tue Apr 07, 2015 6:15 pm
Top posters
Juang
 
gaara
 
tolokminda
 
Admin
 
othman
 
faried
 
iltizam
 
masterpiece7070
 
lia
 
Payau Putih
 

Share | 
 

 Tentang Orang Munafik

View previous topic View next topic Go down 
AuthorMessage
iltizam
Siswazah
Siswazah


Posts : 401
Points : 2724
Reputation : 0
Join date : 2010-08-01

PostSubject: Tentang Orang Munafik   Fri Aug 20, 2010 4:45 pm

faried wrote:
lia wrote:
Tidak ada yang bertentangan antara ajaran Nabi dan Al Quran, Agama Islam dari Allah dan turunnya melalui Al Quran dan lidah Nabi saw. Silaplah kita menganggap agama hanya pada Al Quran dan menolak perintah Nabi saw. Yang dikatakan Islam sebenar ialah agama yang dibawa/diajar/dan disebarkan/dan diwarisi dari Nabi saw. Kalau kita menolak agama Islam dan belajar sendiri walaupun dengan al quran dan ianya berlawanan dengan apa yang telah diwarisi dari Nabi saw, ketahuilah itu bukannya agama Islam. Terpulanglah samada ianya diterima atau tidak oleh Allah swt. Bagi yang mengikut al quran dengan mentaati Allah dan Rasul, pasti memilih agama yang dianuti oleh Nabi dan umat Islam.

Jika deen diartikan adalah agama,

maka

Agama Islam = deenilislam.

Dalam Alquran tidak ada disebutkan deenilislam.

Konon untuk masuk masuk Agama Islam harus mengucapkan dua kalimat syahadat.

Dalam Alquran, orang yang bersyahadat atas rasul hanyalah orang munafik (63.1). Semua nabi dan rasul adalah muslim, tetapi tidak satu pun nabi dan rasul yang bersyahadat kepada Allah.

Jelas sekali pertentangan antara Alquran dengan yang disebut "ajaran Nabi", sehingga sangat silap jika dikatakan deen bersumber dari Alquran dan "ajaran Nabi".

Deen hanya bersumber dari Alquran saja.


الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الإسْلامَ دِينًا فَمَنِ اضْطُرَّ فِي مَخْمَصَةٍ غَيْرَ مُتَجَانِفٍ لإثْمٍ فَإِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ
Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridai Islam agama bagimu. Maka barang siapa terpaksa karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

==============================================================
Quote :
="faried"]Dalam Alquran, orang yang bersyahadat atas rasul hanyalah orang munafik (63.1). Semua nabi dan rasul adalah muslim, tetapi tidak satu pun nabi dan rasul yang bersyahadat kepada Allah.

Keterangan tentang orang-orang munafik dan sifat-sifat mereka yang buruk diantaranya ialah pendusta, suka bersumpah palsu, sombong, kikir dan tidak menepati janji, peringatan kepada orang-orang mukmin supaya harta benda dan anak-anaknya tidak melalaikan mereka, insyaf kepada Allah, dan anjuran supaya menafkahkan sebahagian rezki yang diperoleh.

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
ORANG-ORANG MUNAFIK
Sifat-sifat orang munafik
Al Munafiqun Ayat 1
Quote :
1. Apabila orang-orang munafik datang kepadamu, mereka berkata:
"Kami mengakui, bahwa sesungguhnya kamu benar-benar Rasul Allah."

Dalam Ayat ini , Orang yang dalam hatinya tidak mengakui Muhammad adalah rasulullah tetapi cuba datang berjumpa Nabi untuk kononnya mengaku dengan berkata/bersumpah palsu dengan berkata
"Kami mengakui, bahwa sesungguhnya kamu benar-benar Rasul Allah."
p/s : Sebelum dia datang bersumpah palsu, Allah dah memberitakan kepada Nabi terlebih dahulu.

Kemudian Allah Memberi jaminan kepada Muhammad

Quote :
Dan Allah mengetahui bahwa sesungguhnya kamu benar-benar Rasul-Nya;
Sang Munafiq itu bersumpah palsu sekalipun , Allah mengetahui Muhammad adalah benar benar rasulnya.

Apabila kita sambung dengan seterusnya kita akan dapati orang orang itu sama seperti 2-3 orang yang ada dalam forum ini....Tapi orang di sini ada kelainan sikit, dia tak guna sumpahan, tetapi dia guna Alquran untuk menjadikan sebagai perisai

Quote :
2. Mereka itu menjadikan sumpah mereka sebagai perisai[1476, lalu mereka menghalangi (manusia) dari jalan Allah. Sesungguhnya amat buruklah apa yang telah mereka kerjakan.

(1476]. Mereka bersumpah bahwa mereka beriman adalah untuk menjaga harta mereka supaya jangan dibunuh atau ditawan atau dirampas hartanya.

3. Yang demikian itu adalah karena bahwa sesungguhnya mereka telah beriman, kemudian menjadi kafir (lagi) lalu hati mereka dikunci mati; karena itu mereka tidak dapat mengerti.
4. Dan apabila kamu melihat mereka, tubuh-tubuh mereka menjadikan kamu kagum. Dan jika mereka berkata kamu mendengarkan perkataan mereka. Mereka adalah seakan-akan kayu yang tersandar[1477]. Mereka mengira bahwa tiap-tiap teriakan yang keras ditujukan kepada mereka. Mereka itulah musuh (yang sebenarnya) maka waspadalah terhadap mereka; semoga Allah membinasakan mereka. Bagaimanakah mereka sampai dipalingkan (dari kebenaran)?

[1477]. Mereka diumpamakan seperti kayu yang tersandar, maksudnya untuk menyatakan sifat mereka yang buruk meskipun tubuh mereka bagus-bagus dan mereka pandai berbicara, akan tetapi sebenarnya otak mereka adalah kosong tak dapat memahami kebenaran.






Back to top Go down
View user profile
iltizam
Siswazah
Siswazah


Posts : 401
Points : 2724
Reputation : 0
Join date : 2010-08-01

PostSubject: Re: Tentang Orang Munafik   Fri Aug 20, 2010 5:17 pm

maka waspadalah terhadap mereka
maka waspadalah terhadap mereka
maka waspadalah terhadap mereka Very Happy
Back to top Go down
View user profile
Admin
Canselor
Canselor


Posts : 601
Points : 2996
Reputation : 1
Join date : 2010-07-22
Location : Selangor

PostSubject: Re: Tentang Orang Munafik   Fri Aug 20, 2010 7:32 pm

iltizam wrote:
Dalam Ayat ini , Orang yang dalam hatinya tidak mengakui Muhammad adalah rasulullah tetapi cuba datang berjumpa Nabi untuk kononnya mengaku dengan berkata/bersumpah palsu dengan berkata
"Kami mengakui, bahwa sesungguhnya kamu benar-benar Rasul Allah."
p/s : Sebelum dia datang bersumpah palsu, Allah dah memberitakan kepada Nabi terlebih dahulu.

Kemudian Allah Memberi jaminan kepada Muhammad

Salam,

Hanya orang-orang munafik yang bersaksi seperti itu sedangkan Allah dah tahu Muhammad itu benar-benar rasulNya.

Mengapa perlunya orang percaya bersaksi seperti itu sedangkan Allah dah tahu Muhammad itu benar-benar rasulNya?

Orang percaya hanya percaya Muhammad itu adalah rasulNya tanpa perlu bersaksi lagi sebab jika orang-orang percaya bersaksi, nyata sekali mereka menjadi orang-orang munafik.

Kesimpulannya, orang-orang percaya hanya perlu percaya tapi orang-orang munafik perlu bersaksi.

Itulah petunjuk kita untuk tidak melakukan kesaksian seperti orang-orang munafik itu.
Back to top Go down
View user profile http://eminda.forumotion.com
iltizam
Siswazah
Siswazah


Posts : 401
Points : 2724
Reputation : 0
Join date : 2010-08-01

PostSubject: Re: Tentang Orang Munafik   Fri Aug 20, 2010 11:40 pm

[quote="Admin"]
iltizam wrote:
Dalam Ayat ini , Orang yang dalam hatinya tidak mengakui Muhammad adalah rasulullah tetapi cuba datang berjumpa Nabi untuk kononnya mengaku dengan berkata/bersumpah palsu dengan berkata
"Kami mengakui, bahwa sesungguhnya kamu benar-benar Rasul Allah."
p/s : Sebelum dia datang bersumpah palsu, Allah dah memberitakan kepada Nabi terlebih dahulu.

Kemudian Allah Memberi jaminan kepada Muhammad

Quote :
Salam,

Hanya orang-orang munafik yang bersaksi seperti itu sedangkan Allah dah tahu Muhammad itu benar-benar rasulNya.

Salam Alaik

Ya, Allah Tahu Muhammad Adalah rasulnya sebelum manusia di ciptakan
Kemudian setelah Allah menciptakan manusia, lalu Allah memperkenalkan Muhammadrasulullah kepada Manusia

Orang Munafik ialah mereka yang mengucap HANYA di lidah , tetapi di hatinya tidak seperti yang di ucapkannya. Bukannya Seperti apa yang tuan fahamkan "HANYA ORANG MUNAFIK YANG MENGUCAP SEPERTI ITU"

Orang Beriman Mengucap di lidah dan Beriman di hati. Dimana Ucapannya senada/selari dengan Hatinya. Hatinya Penuh kepercayaan lalu hasil dari kepercayaan yang penuh di dalam Hati itu maka melimpahlah keluar melalui perkataannya kepada tuhannya "BarsaksiAku, Muhammadur Rasulullah"

Mungkin Maksud yang Anda tidak perlu bersaksi seperti itu ialah Mereka yang berada di Maqam yang terlalu tinggi ( bukan maqam orang awam) di mana keadaan mereka yang sentiasa Saksi dan menyaksi atau dengan kata lain Sentiasa berada dalam Kalimah LailahaillallahMuhammadrasullah.
(Jika Anda berada di dalam maqam ini,saya tidak ada bantahan , tetapi faham ini adalah Hanya Anda dan Allah yang mengetahui keadaanhambanya)
Walaubagaimana pun , jika benar sekalipun keadaan orang yang duduk di maqam ini, mereka yang duduk benar perkara tidak akan mengatakan seperti Anda"TIDAK PERLU BERSAKSI" kerana bagimereka Duduk di dalam Kesaksian sentiasa. sesekali Akan melimpah juga perkataan itu di bibir mereka. Dan limpahan itu akan terkeluar semasa Tahiyat Akhir dalam solat yang Anda Katakan ritual itu.
Itulah yang dinamakan Zahir dan Batin, Syariat dan Hakikat bersatu
Lafaz di bibir senada dengan Hati. Barulah Lengkap duduk pasangannya.

Quote :
Mengapa perlunya orang percaya bersaksi seperti itu sedangkan Allah dah tahu Muhammad itu benar-benar rasulNya?
Allah Tahu Muhammad benar benar rasulnya, sedangkan Anda(manusia) tidak tahu jika tidak di beritahu, dan setelah di beritahu kepada Manusia (Anda) Lalu Anda di tanyai diri anda sendiri begini

Apakan aku ini percaya bahawa "Muhammad adalah rasulullah?

Apakah jawab Anda?.....Jika Anda menjawab Ya....Lalu Anda tanyai diri Anda sendiri ....Apa Yang Ya?

Jawapan bagi ya itu ialah "Muhammad Rasulullah"

Kepada siapa Anda berkata "Muhammad Rasulullah"

Jawapannya: Kepada Allah

Siapakah yang sedang berkata "Muhammad rasulullah"

Jawapannya ialah AKU/diriku

Aku Bersaksi /percaya/meyakini/berikrar padamu ya Allah bahawa "Muhammad Rasulullah"
BArulah betul Alamatnya....BersaksiAku,MuhammadurRasulullah

Jika tidak, diri anda sendiri pun tidak mengatahui Dari mana dan hendak kemana


Quote :
Orang percaya hanya percaya Muhammad itu adalah rasulNya tanpa perlu bersaksi lagi sebab jika orang-orang percaya bersaksi, nyata sekali mereka menjadi orang-orang munafik.

Orang Yang Munafik ialah Yang mengucapkan di lidah , tetapi di hati mengingkarinya atau Hatinya Mendustai Tuhannya.

Quote :
Kesimpulannya, orang-orang percaya hanya perlu percaya tapi orang-orang munafik perlu bersaksi.
Orang Yang percaya bahawa pokok kayu dapat menjadi kerusi akan mengambil gergaji, memotong kayu , mengetam kayu itu dan memakunya membentuknya lalu jadilah kerusi. Dengan Hanya percaya Kayu akan menjadi kerusi Belum lagi Nyata sebuak kerusi di Alam Zahir(syariat)

kesimpulaNNYA ialah orang yang percaya selengkapnya , kepercayaan itu di sertakan dengan ikrar kepada Allah, samaada dalam sebutan hati( syariat batin atau syariat bagi hakikat) atau lidah(syariat bagi syariat) yang di sertakan dengan hati(hakikat bagi hakikat) yang percaya bahawa
"BersaksiAku, tiada illah melainkan illah Allah dan BersaksiAku, MuhammadRasulullah"

Quote :
Itulah petunjuk kita untuk tidak melakukan kesaksian seperti orang-orang munafik itu.
Inilah petunjuk kita iaitu Di sini(pada diri sendiri)
Bukannya itu , (Menuding bibir pada orang lain)
untuk tidak AKU( diriku sendiri), melakukan kesaksian seperti orang munafik (diriku sendiri) yang bersaksi di lidah yangmana Hati mendustai.


Wallahu A'lam
Hanya Allah Yang mengetahui Isi Hati Very Happy
Back to top Go down
View user profile
Juang
Sarjana
Sarjana


Posts : 1397
Points : 3808
Reputation : 4
Join date : 2010-07-25
Age : 39

PostSubject: Re: Tentang Orang Munafik   Sat Aug 21, 2010 12:31 am

Admin wrote:
iltizam wrote:
Dalam Ayat ini , Orang yang dalam hatinya tidak mengakui Muhammad adalah rasulullah tetapi cuba datang berjumpa Nabi untuk kononnya mengaku dengan berkata/bersumpah palsu dengan berkata
"Kami mengakui, bahwa sesungguhnya kamu benar-benar Rasul Allah."
p/s : Sebelum dia datang bersumpah palsu, Allah dah memberitakan kepada Nabi terlebih dahulu.

Kemudian Allah Memberi jaminan kepada Muhammad

Salam,

Hanya orang-orang munafik yang bersaksi seperti itu sedangkan Allah dah tahu Muhammad itu benar-benar rasulNya.

Mengapa perlunya orang percaya bersaksi seperti itu sedangkan Allah dah tahu Muhammad itu benar-benar rasulNya?

Orang percaya hanya percaya Muhammad itu adalah rasulNya tanpa perlu bersaksi lagi sebab jika orang-orang percaya bersaksi, nyata sekali mereka menjadi orang-orang munafik.

Kesimpulannya, orang-orang percaya hanya perlu percaya tapi orang-orang munafik perlu bersaksi.

Itulah petunjuk kita untuk tidak melakukan kesaksian seperti orang-orang munafik itu.
salam,

Kalau kita kaji psikologi manusia, sifat-sifat orang yang ada penyakit berbangga diri memang macam itu. Mereka suka nak mewar-warkan kononnya merekalah pengikut seseorang Rasul. Tetapi Kitab Allah yang Rasul itu sampaikan mereka buat lagu sahaja.

Tetapi bagi orang yang hidup merendah diri, mereka guna prinsip "diam-diam ubi, tetapi berisi". Zahir mereka tak perlu pertontonkan kononnya mereka ikut Rasul, tetapi perbuatan mereka sama seperti yang digariskan dalam Al Quran yang Rasulullah sampaikan.

Malah para Rasul itu pun di kalangan orang biasa yang berjalan di pasar-pasar. Mereka hidup secara "low profile" tetapi dalam dada penuh ilmu berbanding ahli-ahli kitab atau ulamak ugama sesuatu kaum.

Orang-orang begitulah kita cari untuk tanya pasal Peringatan. Kalau tanya ahli syair, mereka tahu nak mengada-adakan amalan ritual sahaja. Smile
Back to top Go down
View user profile
iltizam
Siswazah
Siswazah


Posts : 401
Points : 2724
Reputation : 0
Join date : 2010-08-01

PostSubject: Re: Tentang Orang Munafik   Sat Aug 21, 2010 1:27 am

Juang wrote:
Admin wrote:
iltizam wrote:
Dalam Ayat ini , Orang yang dalam hatinya tidak mengakui Muhammad adalah rasulullah tetapi cuba datang berjumpa Nabi untuk kononnya mengaku dengan berkata/bersumpah palsu dengan berkata
"Kami mengakui, bahwa sesungguhnya kamu benar-benar Rasul Allah."
p/s : Sebelum dia datang bersumpah palsu, Allah dah memberitakan kepada Nabi terlebih dahulu.

Kemudian Allah Memberi jaminan kepada Muhammad

Salam,

Hanya orang-orang munafik yang bersaksi seperti itu sedangkan Allah dah tahu Muhammad itu benar-benar rasulNya.

Mengapa perlunya orang percaya bersaksi seperti itu sedangkan Allah dah tahu Muhammad itu benar-benar rasulNya?

Orang percaya hanya percaya Muhammad itu adalah rasulNya tanpa perlu bersaksi lagi sebab jika orang-orang percaya bersaksi, nyata sekali mereka menjadi orang-orang munafik.

Kesimpulannya, orang-orang percaya hanya perlu percaya tapi orang-orang munafik perlu bersaksi.

Itulah petunjuk kita untuk tidak melakukan kesaksian seperti orang-orang munafik itu.
salam,

Kalau kita kaji psikologi manusia, sifat-sifat orang yang ada penyakit berbangga diri memang macam itu. Mereka suka nak mewar-warkan kononnya merekalah pengikut seseorang Rasul. Tetapi Kitab Allah yang Rasul itu sampaikan mereka buat lagu sahaja.

Tetapi bagi orang yang hidup merendah diri, mereka guna prinsip "diam-diam ubi, tetapi berisi". Zahir mereka tak perlu pertontonkan kononnya mereka ikut Rasul, tetapi perbuatan mereka sama seperti yang digariskan dalam Al Quran yang Rasulullah sampaikan.

Malah para Rasul itu pun di kalangan orang biasa yang berjalan di pasar-pasar. Mereka hidup secara "low profile" tetapi dalam dada penuh ilmu berbanding ahli-ahli kitab atau ulamak ugama sesuatu kaum.

Orang-orang begitulah kita cari untuk tanya pasal Peringatan. Kalau tanya ahli syair, mereka tahu nak mengada-adakan amalan ritual sahaja. Smile

Benar tu tuan Admin yang di kasihi dan di rahmati Allah hendaknya
Cuma , Bagaimanakah kita hendak mengetahui akan Ilmu orang yang diam. Jika mereka diam, kita tidak mengetahui keadaan mereka.
Diam mereka Hanya Bagi diri mereka dan tuhan.

Jika tidak di SYIAR kan, tidak akan kita ketahui Akan Syariatnya.
Jika Syariatnya ( Kulitnya) tidak kelihatan , bagaimana kita mengetahui Akan Buahnya.

Dari kulitlah kita mengetahui akan tanda tanda bagi sang buah samaada buah itu masak ataupun tidak.

Bukankah kejadian siang dan Malam itu terdapat tanda tanda bagi Mereka yang memikirkan? Seandainya tuhan tidak menciptakan Malam maka tiadalah kita kenal akan siang.

Jika rasul tidak mempertontonkan Akhlaknya, tiadalah sahabat dapat membaca perilakunya dari segi Adab Lahirnya, dan batinnya melalui ucapannya yang SIDDIQ/Amanah/tabligh/Fathonah

Bagi orang yang berilmu, Siang dan malam Menjadi pemerhatian untuknya
Dan Malam pada waktu malamlah hadirnya bulan bagi proses memasakkan buah buahan di pepohonan yang sedang hijau kemudaan.

Allah tidak menjadikan sesuatu dengan sia sia...Semuanya bererti

Bukankah begitu?
Back to top Go down
View user profile
Juang
Sarjana
Sarjana


Posts : 1397
Points : 3808
Reputation : 4
Join date : 2010-07-25
Age : 39

PostSubject: Re: Tentang Orang Munafik   Sat Aug 21, 2010 1:53 am

Salam,

Cuba saudara fikir, pokok pun diam (tidak perlu war-warkan yang mereka bersaksikan Allah adalah Tuhan). Tetapi mereka berilmu sehingga mampu membesar mengikut fitrah kejadiannya yang Allah tetapkan.

Matahari pun tak kecoh kononnya dia sahajalah bersaksikan Allah itu Tuhan. Malah serata alam semuanya tidak sibuk mewar-warkan ketaatan mereka kepada Tuhan. Apa yang mereka buat adalah hidup mengikut fungsi kejadian mereka. Selagi mereka berfungsi seperti yang Tuhan tetapkan, selagi itulah mereka tunduk dan patuh (ruku' dan sujud) kepada Tuhan.

Jadi apa ke halnya manusia nak mewar-warkan tentang kesaksian mereka kepada Tuhan dan Rasul? Nak tiru perangai orang munafik ke?

Kenapa tidak hidup sebagai manusia mengikut fitrah yang telah ditetapkan. Kalau kita cipta komputer, pasti kita nak komputer itu berfungsi sebaik mungkin sebagai komputer. Begitulah bila Allah cipta kita sebagai manusia, pastilah Dia nak kita jadi manusia yang optimum menggunakan sifat-sifat manusia. Sebab itulah para Nabi di kalangan orang yang bijaksana kerana kebijaksanaan itulah ukuran sama ada manusia itu menggunakan keupayaan dirinya seoptimum mungkin atau tidak.

Macam konsep ubi, untuk dapat isinya, kita kena menggali tanah itu. Bukannya tunggu ubi itu disuap ke mulut sahaja. Macam itulah dengan ilmu. Nak dapat ilmu kenalah ada usaha menggalinya. Bukannya tunggu disuap ke mulut sahaja.
Back to top Go down
View user profile
othman
Sarjana
Sarjana


Posts : 551
Points : 2878
Reputation : 0
Join date : 2010-07-26

PostSubject: Re: Tentang Orang Munafik   Sat Aug 21, 2010 2:16 am

salam

tanam ubi tanah orang mana boleh .. sebab tu kita kena tahu dulu tanah tu kita punya atau kita sewa bukan main tanam sahaja . kalau orang tanya kita ada bukti .
Back to top Go down
View user profile
iltizam
Siswazah
Siswazah


Posts : 401
Points : 2724
Reputation : 0
Join date : 2010-08-01

PostSubject: Re: Tentang Orang Munafik   Sat Aug 21, 2010 2:52 am

[quote]
Juang wrote:
Salam,

Cuba saudara fikir, pokok pun diam (tidak perlu war-warkan yang mereka bersaksikan Allah adalah Tuhan). Tetapi mereka berilmu sehingga mampu membesar mengikut fitrah kejadiannya yang Allah tetapkan.

Saya telah memikirkannya dan Allah tidak memberikan kepada pokok dan ciptaan lain satu kemuliaan yang di namalak Aqal, dan Allah tidak mengurniakan Amanah tentang rahsianya kepada pokok, dan pokok tidak mengenal tuhan serta sifat sifatnya , tetapi semuanya itu di berikan kepada manusia.

Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di muka bumi". Mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan (khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji Engkau dan menyucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui

nie lagi panjang cerita nih....



Quote :
Matahari pun tak kecoh kononnya dia sahajalah bersaksikan Allah itu Tuhan. Malah serata alam semuanya tidak sibuk mewar-warkan ketaatan mereka kepada Tuhan. Apa yang mereka buat adalah hidup mengikut fungsi kejadian mereka. Selagi mereka berfungsi seperti yang Tuhan tetapkan, selagi itulah mereka tunduk dan patuh (ruku' dan sujud) kepada Tuhan.

yang di boldkan adalah saya lihat terdapat pada diri saudara sendiri juga.
Mengapa ya kita jadi begitu?

Quote :
Jadi apa ke halnya manusia nak mewar-warkan tentang kesaksian mereka kepada Tuhan dan Rasul? Nak tiru perangai orang munafik ke?

Bukan begitu tuan, Orang munafik itu di katakan Munafik kerana Bersaksi Bohong, iaitu Hanya di Lidah. Jika ia sertakan dengan hati dan mengakui juga dengan hati, orang itu tidak di katakan oleh Allah sebagai Munafik.
Mungkin tuan boleh berfikiran jernih seketika bagi memahaminya dengan benar. Itupun dengan izin Allah jua.

Quote :
Kenapa tidak hidup sebagai manusia mengikut fitrah yang telah ditetapkan. Kalau kita cipta komputer, pasti kita nak komputer itu berfungsi sebaik mungkin sebagai komputer.


Jika kita cipta komputer yang sentiasa berkeadaan baik, bermakna kita tidak sempurna kerana hanya mengerti menciptakan yang sentiasa berfungsi baik. Jika kita menciptakan computer yang Adakalanya akan rosak maka kesempurnaannya ialah kita sebagai pencipta computer yang mengajarkan cara membaiki kerosakan itu. Kesempurnaan dan kelemahan adalah sifat computer. Jika computer sentiasa sempurna bermakna computer bukanlah ciptaan....malah computer itulah pencipta.

Quote :
Begitulah bila Allah cipta kita sebagai manusia, pastilah Dia nak kita jadi manusia yang optimum menggunakan sifat-sifat manusia. Sebab itulah para Nabi di kalangan orang yang bijaksana kerana kebijaksanaan itulah ukuran sama ada manusia itu menggunakan keupayaan dirinya seoptimum mungkin atau tidak.

Optimumnya sifat sifat manusia terdiri dari kelemahan dan kesempurnaan, ada sesuatu perkara yang sebahagiannya sempurna dan sebahagiannya lemah. Itulah optimumnya sifat manusia.
Daripada keadaan itu , maka tahulah manusia ini bahawa hanya tuhannya yang maha sempurna.
Dan sempurnanya tuhan adalah dengan menciptakan bumi ini akan tinggi dan rendahnya. jika di ciptakan bumi ini hanya mendatar dan sama rata, bermakna Allah tidak pandai menciptakan bukit bukau dan gunung ganang yang tinggi rendah.
Bukankah keasliannya Gading itu terletak pada Retaknya tuan?


Quote :
Macam konsep ubi, untuk dapat isinya, kita kena menggali tanah itu. Bukannya tunggu ubi itu disuap ke mulut sahaja. Macam itulah dengan ilmu. Nak dapat ilmu kenalah ada usaha menggalinya. Bukannya tunggu disuap ke mulut sahaja.

Ya, Ada sesetengahnya mendapat ubi dengan mengalinya, dan ada sesetengahnya mendapatkan ubi dengan mebelinya kerana tugasnya bukan mengali ubi semata mata.

Bagi yang bertugas mengali ubi mereka dapat ubi yang berlebihan dari hasil usahanya lalu sebahagiannya di sedekahkan kepada Hamba tuhan yang tidak mampu mengali ubi

dan yang tidak mampu mengali ubi itu dapat memakan ubi tetapi pengali ubi tidak tahu menyembuhkan penyakit, lalu sang doktorlah yang mengubati penyakit pengali ubi.....begitu juga hal hal yang lain kerana Tuhan tidak menetapkan sesuatu perkara hanya kelebihannya pada seorang manusia,

tetapi kepada sebahagian dan sebahagian yang lain, kerana itulah kita di anjurkan berkenal kenalan dengan suku suku bangsa yang lain...Bagi mengambil pengajaran

Dan bagi yang mengali lebih sikit tu ...Keluarkanlah zakat ya...kan?
Begitu juga ilmu ilmu...jika Ada lebih ilmu....keluar keluarkanlah,,,,jangan diam jerrr....tul tak tuan yang di kasihi?

p/s: jangan lupa pula ada yang sesetengahnya tidak mencari ilmu tetapi mereka yakin dengan sepenuh hati kepada tuhan serta khusyuk dan tawadduk , mendapat ia ilmu dari tuhan tanpa belajar....iniadalah kurniaan tuhan yang tidak di jangka dan di sangka , seperti kejadian manusia juga ada yang di ciptakan dari saripati yang berasal dari tanah dan isa di ciptakan dengan cara yang berbeza.....itulah kebesaran tuhan yang mana

Allah tidak akan di tanya, tetapi kitalah yang di tanya
Very Happy
Back to top Go down
View user profile
Juang
Sarjana
Sarjana


Posts : 1397
Points : 3808
Reputation : 4
Join date : 2010-07-25
Age : 39

PostSubject: Re: Tentang Orang Munafik   Sat Aug 21, 2010 3:42 am

othman wrote:
salam

tanam ubi tanah orang mana boleh .. sebab tu kita kena tahu dulu tanah tu kita punya atau kita sewa bukan main tanam sahaja . kalau orang tanya kita ada bukti .
Salam,

Masalahnya ilmu Allah itu Allah yang punya dan Dia tidak pernah melarang manusia menggalinya.

Jika tuan tanah itu sudah izinkan kita gali ubi itu tak kiralah guna cangkul ke, guna penggali ke, maka usahakan sesuatu kalau nak ubi itu masuk ke dalam perut. Kalau hidup nak tunggu orang suap ubi itu, macam mana nak dapat?
Back to top Go down
View user profile
Juang
Sarjana
Sarjana


Posts : 1397
Points : 3808
Reputation : 4
Join date : 2010-07-25
Age : 39

PostSubject: Re: Tentang Orang Munafik   Sat Aug 21, 2010 3:49 am

iltizam wrote:

Saya telah memikirkannya dan Allah tidak memberikan kepada pokok dan ciptaan lain satu kemuliaan yang di namalak Aqal, dan Allah tidak mengurniakan Amanah tentang rahsianya kepada pokok, dan pokok tidak mengenal tuhan serta sifat sifatnya , tetapi semuanya itu di berikan kepada manusia.
Salam,

Saudara bercakap macam tak pernah membaca kisah burung hud-hud dalam Al Quran. Macam mana burung hud-hud boleh tahu amalan kaum Balqis itu amalan menyekutukan Allah, jika burung hud-hud itu tidak berakal?

Semua makhluk Allah ada akal sesuai dengan fungsi kejadian masing-masing untuk mereka kenal Tuhan mereka dan tahu fungsi kejadian mereka. Hanya jin dan manusia ramai yang tak sedar diri sehingga tidak berfungsi mengikut apa yang Allah tetapkan gara-gara pemalas berfikir sehingga jadi bodoh.

Allah ciptakan manusia sebagai khalifah untuk memakmurkan muka bumi, mereka pergi bantai buat puak-puak berbangga diri kononnya puak merekalah yang benar sehingga manusia hidup berperang sesama sendiri. Tak berakal punya manusia.

72:4. Yang bodoh di kalangan kami (jin) mengatakan terhadap Allah yang keterlaluan,
72:5. Dan kami menyangka bahawa manusia dan jin tidak akan mengatakan dusta terhadap Allah.


Jelas menunjukkan golongan yang tidak berakal atau bodoh akan mengatakan keterlaluan terhadap Allah. Jadi tak logik makhluk-makhluk lain Allah biarkan tidak berakal sebab akan menyebabkan mereka mengatakan sesuatu yang keterlaluan terhadap Tuhan.

Back to top Go down
View user profile
othman
Sarjana
Sarjana


Posts : 551
Points : 2878
Reputation : 0
Join date : 2010-07-26

PostSubject: Re: Tentang Orang Munafik   Sat Aug 21, 2010 3:55 am

Juang wrote:
othman wrote:
salam

tanam ubi tanah orang mana boleh .. sebab tu kita kena tahu dulu tanah tu kita punya atau kita sewa bukan main tanam sahaja . kalau orang tanya kita ada bukti .
Salam,

Masalahnya ilmu Allah itu Allah yang punya dan Dia tidak pernah melarang manusia menggalinya.

Jika tuan tanah itu sudah izinkan kita gali ubi itu tak kiralah guna cangkul ke, guna penggali ke, maka usahakan sesuatu kalau nak ubi itu masuk ke dalam perut. Kalau hidup nak tunggu orang suap ubi itu, macam mana nak dapat?

itu lah kesaksian .. dalam segala hal pun kita kena jelas bukan main dalam hati jer . kalau setakat tanam ubi sebatang ok la , tapi kalau dua tiga ekar kena selidik betul2 geran dia . biar bersaksi pulak . itu lah namanya ibadah , jelas ada pada semua peringkat hidup .
Back to top Go down
View user profile
iltizam
Siswazah
Siswazah


Posts : 401
Points : 2724
Reputation : 0
Join date : 2010-08-01

PostSubject: Re: Tentang Orang Munafik   Sat Aug 21, 2010 4:35 am

Juang wrote:
iltizam wrote:

Saya telah memikirkannya dan Allah tidak memberikan kepada pokok dan ciptaan lain satu kemuliaan yang di namalak Aqal, dan Allah tidak mengurniakan Amanah tentang rahsianya kepada pokok, dan pokok tidak mengenal tuhan serta sifat sifatnya , tetapi semuanya itu di berikan kepada manusia.
Salam,

Saudara bercakap macam tak pernah membaca kisah burung hud-hud dalam Al Quran. Macam mana burung hud-hud boleh tahu amalan kaum Balqis itu amalan menyekutukan Allah, jika burung hud-hud itu tidak berakal?

Semua makhluk Allah ada akal sesuai dengan fungsi kejadian masing-masing untuk mereka kenal Tuhan mereka dan tahu fungsi kejadian mereka. Hanya jin dan manusia ramai yang tak sedar diri sehingga tidak berfungsi mengikut apa yang Allah tetapkan gara-gara pemalas berfikir sehingga jadi bodoh.

Allah ciptakan manusia sebagai khalifah untuk memakmurkan muka bumi, mereka pergi bantai buat puak-puak berbangga diri kononnya puak merekalah yang benar sehingga manusia hidup berperang sesama sendiri. Tak berakal punya manusia.

72:4. Yang bodoh di kalangan kami (jin) mengatakan terhadap Allah yang keterlaluan,
72:5. Dan kami menyangka bahawa manusia dan jin tidak akan mengatakan dusta terhadap Allah.


Jelas menunjukkan golongan yang tidak berakal atau bodoh akan mengatakan keterlaluan terhadap Allah. Jadi tak logik makhluk-makhluk lain Allah biarkan tidak berakal sebab akan menyebabkan mereka mengatakan sesuatu yang keterlaluan terhadap Tuhan.


Penat nak huraikan Beza antara Akal dan otak.
Nanti lain ketika saya huraikan.......setakat hurai bolehlah tuan

Atau tuan cuba tanya burung, Bagaimana yang di katakan Malu atau akhlaq
Back to top Go down
View user profile
Juang
Sarjana
Sarjana


Posts : 1397
Points : 3808
Reputation : 4
Join date : 2010-07-25
Age : 39

PostSubject: Re: Tentang Orang Munafik   Sat Aug 21, 2010 5:55 am

othman wrote:

itu lah kesaksian .. dalam segala hal pun kita kena jelas bukan main dalam hati jer . kalau setakat tanam ubi sebatang ok la , tapi kalau dua tiga ekar kena selidik betul2 geran dia . biar bersaksi pulak . itu lah namanya ibadah , jelas ada pada semua peringkat hidup .
Salam,

Bukankah dengan mengamalkan isi kandung Al Quran itu sudah mengEsakan Allah dan membenarkan Rasulullah? Takkanlah tak nampak-nampak lagi?

Umpamanya bila seseorang itu takut untuk melagu-lagukan Al Quran pun mereka sudah mengEsakan Allah dan membenarkan Rasulullah, sebab Allah tak ajar Rasulullah buat begitu dan tak logik Rasulullah nak mengada-adakan apa yang Allah tak ajar padanya.

Buka minda itu sikit.
Back to top Go down
View user profile
Juang
Sarjana
Sarjana


Posts : 1397
Points : 3808
Reputation : 4
Join date : 2010-07-25
Age : 39

PostSubject: Re: Tentang Orang Munafik   Sat Aug 21, 2010 5:58 am

iltizam wrote:

Penat nak huraikan Beza antara Akal dan otak.
Nanti lain ketika saya huraikan.......setakat hurai bolehlah tuan

Atau tuan cuba tanya burung, Bagaimana yang di katakan Malu atau akhlaq
Salam,

Apakah menggunakan akal dan menggunakan otak itu menghasilkan natijah yang berlainan? Itu persoalannya sekarang sebab ramai manusia yang tak mahu menggunakan akal dan otak mereka untuk memikirkan apa yang mereka abdikan selama ini.
Back to top Go down
View user profile
iltizam
Siswazah
Siswazah


Posts : 401
Points : 2724
Reputation : 0
Join date : 2010-08-01

PostSubject: Re: Tentang Orang Munafik   Sat Aug 21, 2010 6:21 am

Juang wrote:
iltizam wrote:

Penat nak huraikan Beza antara Akal dan otak.
Nanti lain ketika saya huraikan.......setakat hurai bolehlah tuan

Atau tuan cuba tanya burung, Bagaimana yang di katakan Malu atau akhlaq
Salam,

Apakah menggunakan akal dan menggunakan otak itu menghasilkan natijah yang berlainan? Itu persoalannya sekarang sebab ramai manusia yang tak mahu menggunakan akal dan otak mereka untuk memikirkan apa yang mereka abdikan selama ini.

Lain natijahnya tuan.

contohnya begini yer sayanggg...

Anda di arahkan atau menerima arahan untuk jalan terus lurus melalui satu jalan ...

lalu anda menerima arahan itu ( hanya dengan pengunaan otak)
lalu anda ketemu lobang......oleh kerana anda menerima arahan jalan lurus dengan otak kepala maka anda ketemu lobang anda terus juga masuk ke lobang itu.....

tetapi pengunaan akal tidak begitu, akal apabila ketemui lobang walaupun di arahkan berjalan lurus , maka kesempurnaannya ialah dengan tidak terus memasuki lobang kerana akal tahu kemudarataan berbuat begitu
dan akal akan membelok bagi mengelaknya , setelah selesai berjalan lurus kembali.atau akal akan membina jambatan bagi menyempurnakan perjalanannya yang lurus itu....

duh...kena masuk sekolah rendah semula nieee
Back to top Go down
View user profile
Juang
Sarjana
Sarjana


Posts : 1397
Points : 3808
Reputation : 4
Join date : 2010-07-25
Age : 39

PostSubject: Re: Tentang Orang Munafik   Sat Aug 21, 2010 11:02 am

iltizam wrote:

Lain natijahnya tuan.

contohnya begini yer sayanggg...

Anda di arahkan atau menerima arahan untuk jalan terus lurus melalui satu jalan ...

lalu anda menerima arahan itu ( hanya dengan pengunaan otak)
lalu anda ketemu lobang......oleh kerana anda menerima arahan jalan lurus dengan otak kepala maka anda ketemu lobang anda terus juga masuk ke lobang itu.....

tetapi pengunaan akal tidak begitu, akal apabila ketemui lobang walaupun di arahkan berjalan lurus , maka kesempurnaannya ialah dengan tidak terus memasuki lobang kerana akal tahu kemudarataan berbuat begitu
dan akal akan membelok bagi mengelaknya , setelah selesai berjalan lurus kembali.atau akal akan membina jambatan bagi menyempurnakan perjalanannya yang lurus itu....

duh...kena masuk sekolah rendah semula nieee
Salam,

Kalau seseorang itu guna otak yang di dalamnya terdapat proses berfikir, sudah pastilah bila mereka nampak lubang mereka akan elak. Kalau menggunakan otak pun boleh masuk lubang, pastilah orang yang tiada otak sahaja yang wujud di atas muka bumi ini kerana yang ada otak semuanya telah masuk lubang.

Usaha saudara cuba nak bezakan menggunakan otak dengan menggunakan akal itu tidak logik. Mana ada orang yang berakal tanpa mempunyai otak di dalam kepala mereka? Kalau wujud orang yang berakal tetapi dalam kepalanya tiada otak, maka logiklah dipisahkan akal dan otak itu.
Back to top Go down
View user profile
gaara
Sarjana
Sarjana


Posts : 1003
Points : 3361
Reputation : 1
Join date : 2010-07-24
Location : Malaysia

PostSubject: Re: Tentang Orang Munafik   Sun Aug 29, 2010 1:41 am

Salam......


Dari sini kita dapat melihat perbezaan antara golongan ilmuwan yang beriman dengan Allah s.w.t dengan yang tidak beriman.

Golongan pertama akan menjadikan ilmu yang diperoleh untuk menambahkan lagi keimanan dan keyakinan kepada Allah s.w.t, manakala golongan kedua pula hanya memusatkan ilmu mereka demi mencapai kesenangan dan kemewahan di dunia semata-mata.

Maka benarlah firman Allah s.w.t yang bermaksud Sesungguhnya orang yang takut kepada Allah s.w.t adalah para alim ulama.

Oleh itu lihatlah kepada manusia, langit, bumi, kereta, komputer dan semuanya dan jadikanlah ia sebagai perantara untuk kita mengingati Allah s.w.t.

Persoalan akal dan wahyu merupakan salah satu tema klasik dalam wacana keilmuan Islam.

Banyak sekali ayat-ayat Al-Quran yang mendorong setiap Muslim untuk memaksimalkan penggunaan akalnya.

Tapi banyak pula orang yang begitu yakin dengan kemampuan akalnya sehingga mematok kemasukakalan sebagai ukuran diterima-tidaknya suatu ajaran agama.

Golongan Mu'tazilah yang memandang bahwa manusia dengan akalnya sendiri dapat mengetahui batas-batas kebaikan dan kejahatan, batas-batas kepantasan.

Pengkultusan kepada akal adalah sumber semua kerusakan di alam semesta, akal dijadikan hakim bagi semua perkara, jika datang syari’at yang tidak dipahami oleh akal, maka syari’at itu akan ditolak.

Dengan pengkultusan pada akal inilah, maka manusia menolak seruan para rasul, karena para rasul mengajak manusia untuk mendahulukan wahyu diatas semua akal dan pemikiran, maka terjadilah pertarungan diantara para pengikut rasul dan para penentangnya.

Para pengikut rasul mendahulukan wahyu diatas semua akal dan pemikiran, adapun para pengikut iblis maka mereka mendahulukan akal diatas semua wahyu!

Karena inilah kita melihat begitu banyak orang-orang awam yang pendek akalnya, sedikit ilmunya, dan lemah pandangannya terkena virus pengkultusan akal ini.

Begitu sering kita mendengar seorang yang jahil memprotes Sunnah Nabi!

Begitu sering kita mendengar seorang yang dungu menentang nash syar’i yang mutawatir!

begitu sering kita mendengar seorang yang baru belajar agama dengan lantang menolak aqidah-aqidah yang baku!

Dalam keadaan mereka ini semua menganggap diri-diri mereka pakar-pakar agama yang jempolan!!

Syaikh Al Albani berkata,

“Akal menurut asal bahasa adalah At Tarbiyyah yaitu sesuatu yang mengekang dan mengikatnya agar tidak lari kekanan dan kekiri. Dan tidak mungkin bagi orang yang berakal tersebut tidak lari ke kanan dan kiri kecuali jika dia mengikuti kitab dan sunnah dan mengikat dirinya dengan pemahaman salaf.

Meskipun islam sangat memperhatikan dan memuliakan akal, tetapi tidak menyerahkan segala sesuatu kepada akal, bahkan islam membatasi ruang lingkup akal sesuai dengan kemampuannya, karena akal terbatas jangkauannya, tidak akan mungkin bisa menggapai hakekat segala sesuatu.

Maka Islam memerintahkan akal agar tunduk dan melaksanakan perintah syar’i walaupun belum sampai kepada hikmah dan sebab dari perintah itu.

Kemaksiatan yang pertama kali dilakukan oleh makhluk adalah ketika Iblis menolak perintah Allah untuk sujud kepada Adam karena lebih mengutamakan akalnya yang belum bisa menjangkau hikmah perintah Allah tersebut dengan membandingkan penciptaannya dengan penciptaan Adam,
Back to top Go down
View user profile
Sponsored content




PostSubject: Re: Tentang Orang Munafik   Today at 1:46 pm

Back to top Go down
 
Tentang Orang Munafik
View previous topic View next topic Back to top 
Page 1 of 1
 Similar topics
-
» TANDA-TANDA ORANG MUNAFIK
» SYEKH ABDUL QODIR AL JAELANI MENGHIDUPKAN ORANG MATI
» bahaya sikap munafik
» bagaimana cara ibadah puasa dalam agama kristen?
» Diskusi 4 orang saksi Zina

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
E-Minda :: Minda :: Islam-
Jump to: