HomeHome  FAQFAQ  SearchSearch  MemberlistMemberlist  UsergroupsUsergroups  RegisterRegister  Log in  InfoInfo  
Log in
Username:
Password:
Log in automatically: 
:: I forgot my password
Link Pilihan
Search
 
 

Display results as :
 
Rechercher Advanced Search
Who is online?
In total there is 0 user online :: 0 Registered, 0 Hidden and 0 Guests :: 1 Bot

None

Most users ever online was 31 on Tue Apr 07, 2015 6:15 pm
Top posters
Juang
 
gaara
 
tolokminda
 
Admin
 
othman
 
faried
 
iltizam
 
masterpiece7070
 
lia
 
Payau Putih
 

Share | 
 

 Menafsirkan al-Quran menurut kondisi yang baru/moden??

View previous topic View next topic Go down 
Go to page : Previous  1, 2
AuthorMessage
Jebon
Siswa-siswi
Siswa-siswi


Posts : 91
Points : 2417
Reputation : 0
Join date : 2010-08-12

PostSubject: Menafsirkan al-Quran menurut kondisi yang baru/moden??   Sat Aug 21, 2010 2:02 pm

First topic message reminder :

Di seminar pemikiran Fazlur Rahman, pada September 2005, Daniel Pipes, penulis "The Pope and the Koran" yang disiarkan diakhbar 'New York Sun' dahulu, telah mengambil kenyataan Pope Benedict XVI tentang al-Quran dari Paderi Joseph D. Fessio, bahawa dalam pandangan tradisional Islam, Tuhan telah menurunkan kata-kataNya kepada Muhammad, yang merupakan kata-kata abadi. Kerana itu, mustahil untuk menyesuaikannya dengan kondisi atau menafsirkannya. (There's no possibility of adapting it or interpreting it). Oleh itu menurut Pope, al-Quran tidak dapat diubah dan tidak dapat diaplikasikan. (something dropped out of Heaven, which cannot be adapted or applied). Itu memberi impak yang besar, iaitu Islam adalah agama yang statik, yang terpaku pada satu teks yang tidak dapat diadaptasikan. (This immutability has vast consequences: it means "Islam is stuck. It's stuck with a text that cannot be adapted).

Tentang Bible pula Pope berpendapat, Tuhan menggunakan manusia dan memberikan inspirasi kepada mereka untuk mengungkapkan kata-kataNya kepada manusia. (He's used His human creatures, and inspired them to speak His word to the world). Menurut Pope, Bible adalah "Kata-kata Tuhan yang turun melalui komuniti manusia." Dengan kata lain Bible adalah 'Firman Tuhan', yang mengandungi unsur manusiawi. Maka, kata Pope, didalam Bible itu ada logika dalaman yang memungkinkan untuk disesuaikan dan diaplikasikan sesuai dengan situasi (kondisi) yang baru. (Thereis, in other words, "An inner logic to the Christian Bible, which permits it and requires it to be adapted and applied to new situations).

Demikianlah pendapat Pope yang telah diedit, dikemukakan disini untuk informasi, ini kerana pendapat beliau mengenai Bible itu menunjukkan ilmu Ketuhanan beliau. Artikel penulis Daniel Pipes yang penuh boleh dilihat dilaman web ini: http://www.danielpipes.org/article/3281

Perlu diketahui bahawa kebanyakan orang membuat tanggapan mengenai agama berdasar perilaku dan pemikiran penganut-penganutnya bukan berdasar kajian terhadap Kitab Suci mereka. Oleh itu pendapat Pope mengenai al-Quran itu mungkin hanya berdasarkan cara kebanyakan orang-orang yang mengaku Islam itu berfikir, dimana ramai yang memuliakan al-Quran dengan asumsi-asumsi yang statik. Akibatnya tidak ada pembaharuan dalam tafsiran al-Quran, dan reputasi al-Quran sebagai Kitab Suci yang benar jatuh merudum, implikasinya gejala murtad pula yang berlaku. Wallahu'Alam.

Sumber; http://doktrinisasi.blogspot.com/2009/09/disebuah-seminar-tentang-pemikiran.html

Cubalah bincangkan... Very Happy
Back to top Go down
View user profile

AuthorMessage
gaara
Sarjana
Sarjana


Posts : 1003
Points : 3363
Reputation : 1
Join date : 2010-07-24
Location : Malaysia

PostSubject: Re: Menafsirkan al-Quran menurut kondisi yang baru/moden??   Wed Aug 25, 2010 1:43 am

faried wrote:
iltizam wrote:
faried wrote:
othman wrote:

sembah quran pulak ke ... macam puak tu sembah isa .. tak ada beda pemikiran puak ni .

Sama sekali tidak!

Saya menyembah/menghamba kepada Allah yang menurunkan Alquran.

Saya mengikuti Alquran, bukan karena Alqurannya, tetapi karena di dalamnya ada petunjuk Allah.

macammana caranya , tolong ajar sikit...leh?

Telah ditunjukkan dalam Alquran yang merupakan petunjuk (alhuda), penjelasan (albayyinat) dan pembeda (alfurqan).

Salam....

ini jelah hujah saudra faried and the geng bila minta sesuatu... geek


tp dgn kita bersungguh minta ayat mana, ayat ape, ayat di mana,........ lol!
Back to top Go down
View user profile
Juang
Sarjana
Sarjana


Posts : 1397
Points : 3810
Reputation : 4
Join date : 2010-07-25
Age : 39

PostSubject: Re: Menafsirkan al-Quran menurut kondisi yang baru/moden??   Mon Aug 30, 2010 10:08 am

Salam,

Ayat 16:44 itu dah ajar cara nak jadikan Al Quran sebagai petunjuk, penjelas dan pembeza. Tetapi kalau pemalas berfikir dan jadikan Al Quran sebagai tarannum, macam mana nak tahu jadikan Al Quran sebagai petunjuk, penjelas dan pembeza?

Buku matematik pun boleh jadi petunjuk, penjelas dan pembeza kepada hukum 1+1. Setelah difikirkan buku matematik itu dan kita sudah tahu membezakan 1+1 adalah 2, bukannya 3 dengan ada bukti menggunakan kiraan jari, tidaklah kita percaya membuta tuli kepada orang yang kata 1+1=3 tanpa apa-apa bukti itu.

Pokok pangkalnya kena rajin berfikir, bukannya menurut membuta-tuli. Smile
Back to top Go down
View user profile
Sponsored content




PostSubject: Re: Menafsirkan al-Quran menurut kondisi yang baru/moden??   Today at 8:06 am

Back to top Go down
 
Menafsirkan al-Quran menurut kondisi yang baru/moden??
View previous topic View next topic Back to top 
Page 2 of 2Go to page : Previous  1, 2
 Similar topics
-
» Hantu dan Roh/Arwah orang yang sudah meninggal
» berapa jumlah nabi dan rasul sejak zaman adam?
» bentuk bumi datar (merger "menurut al quran)
» Adakah perintah Sunat dalam Alquran..?
» Inilah ciri-ciri orang yang beriman kepada Yesus

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
E-Minda :: Minda :: Islam-
Jump to: